UNESCO Anugerahkan Penghargaan "Memory of the World" 2026 Kepada Sejarawan dan Peneliti Palestina
15 Sep 2026 - Berita
Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) secara resmi menetapkan sejarawan Palestina Abd Al-Latif Abu Hashim dan peneliti warisan budaya Hanin Al-Amsi sebagai peraih penghargaan bergengsi UNESCO/Jikji Memory of the World Prize untuk tahun 2026.
Penghargaan internasional ini dianugerahkan sebagai bentuk penghormatan tinggi atas dedikasi luar biasa keduanya dalam menyelamatkan, merawat, dan melindungi arsip manuskrip bersejarah serta warisan dokumenter di Jalur Gaza yang terancam punah di tengah gempuran penghancuran fisik dan ancaman penghapusan jejak sejarah oleh Israel.
Abd Al-Latif Abu Hashim dan Hanin Al-Amsi dinilai telah berjasa besar mengamankan naskah-naskah kuno serta arsip dokumen bernilai sejarah tinggi yang menjadi bukti otentik peradaban dan identitas Palestina di Gaza.
Upaya penyelamatan arsip ini dilakukan di bawah kondisi yang sangat berisiko. Banyak situs bersejarah, perpustakaan, dan pusat dokumentasi budaya hancur akibat serangan Israel. Kemenangan ini menjadi simbol ketahanan budaya (Sumud) warga Palestina yang tak tergerus waktu.