Upaya Lawan Hasbara, SMART 171 Luncurkan Buku Understanding Palestine A–Z
10 May 2026 - Event
Di tengah ramainya perang narasi dan propaganda Israel, SMART 171 mengambil langkah dengan meluncurkan buku Understanding Palestine A–Z: Faith, History, and Resistance pada perayaan satu dekade mereka di Perpustakaan Nasional RI, Minggu (10/5).
Dr. Maimon Herawati, Direktur SMART 171, menyoroti tantangan besar solidaritas Palestina hari ini. Bukan cuma perkara bantuan kemanusiaan, tetapi juga krisis pemahaman publik.
Senada dengan itu, Linangkung Dyah sebagai project officer buku ini menyatakan bahwa buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi mereka yang mau mengulik sejarah Palestina. “Tentu kami berharap buku ini bisa jadi referensi segar bagi akademisi dan kalangan luas, khususnya anak muda. Buku ini sengaja dikemas fun, berilustrasi, tapi bernas dan penuh riset.”
Buku ini membahas Palestina dari berbagai sudut pandang secara komprehensif, mulai dari aspek aqidah dan spiritualitas, mengurai keberkahan tanah Palestina, Masjid Al-Aqsa, dan Palestina sebagai bumi para nabi.
Tak ketinggalan, penyusun juga mengurai sejarah dan geopolitik dalam buku tersebut. Pembahasannya mencakup runtuhnya Kekhalifahan Utsmani dan upaya mempertahankan Palestina pada Perang Dunia I, Deklarasi Balfour 1917, pendirian Israel pada 1948, Perang Enam Hari 1967, hingga strategi kolonialisme modern dan silent work Zionisme melalui media, ekonomi, budaya, dan politik global.
Buku ini juga mengulas bagaimana silent work zionis bekerja, bagaimana opini publik dibentuk, serta bagaimana gerakan solidaritas internasional berkembang di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Bersamaan dengan peluncuran buku, ada monolog Hasbara dan gerakan akar rumput anak muda, Baik berisik. Turut digelar pameran edukatif berjudul 12 Pilar Zionis dan Bukti 10 Kehancuran Zionis. Pameran ini menampilkan arsip visual, data sejarah, peta propaganda, dan dampak perang bagi warga sipil Palestina serta wilayah sekitarnya.
Milad satu dekade SMART 171 juga menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah Alsattari, aktivis Greenpeace Indonesia Riska Rahman, Selvia Sri Rahayu dari Julid Fii Sabilillah, dan pertunjukan Tanah Para Nabi oleh Bella Fawzi.
Lewat buku Understanding Palestine A–Z, SMART 171 berharap dukungan terhadap Palestina tak sekadar jadi gelombang empati sesaat, tapi berkembang jadi gerakan berbasis pengetahuan, riset, dan kesadaran sejarah.
Ak