Hamas Kembalikan Jenazah Warga Israel yang Ditawan di Gaza, Gaza Hadapi Serangan Baru

Hamas Kembalikan Jenazah Warga Israel yang Ditawan di Gaza, Gaza Hadapi Serangan Baru

16 Feb 2026 - Berita

Hamas menyerahkan satu lagi jenazah tawanan Israel kepada Palang Merah pada Senin lalu, sementara pesawat tak berawak Israel menewaskan dua warga Palestina di Khan Younis, menegaskan rapuhnya gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober.

Tentara pendudukan mengonfirmasi pengambilan jenazah oleh Komite Palang Merah Internasional (ICRC), bagian dari kesepakatan yang ditengahi AS di mana Hamas setuju mengembalikan 28 jenazah tawanan dan 20 sandera hidup. Hingga kini, 16 jenazah telah diserahkan.

Hamas mengatakan pencarian jenazah lainnya terhambat oleh kehancuran luas akibat serangan Israel. Sementara itu, Forum Tawanan dan Keluarga Hilang Israel mendesak pemerintahnya menghentikan gencatan senjata jika Hamas tak segera menuntaskan proses tersebut.

Meski disebut “gencatan senjata”, kekerasan terus berlanjut. Dalam 48 jam terakhir, delapan warga Palestina tewas dan 13 luka-luka dalam serangan Israel di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan. Sejak Oktober 2023, agresi Israel telah menewaskan lebih dari 68.500 orang dan melukai 170.000 lainnya.

AS kembali membela serangan Israel. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyebut pembunuhan melalui drone itu “bukan pelanggaran gencatan senjata”, dengan alasan menargetkan anggota Jihad Islam.

Di tengah kekerasan yang berlanjut, lembaga kemanusiaan memperingatkan kondisi di Gaza tetap mengerikan. Lebih dari 473.000 pengungsi yang kembali ke utara menghadapi kelaparan dan kehancuran total.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya